\"BANYAK PEMBERITAAN SOAL JUDI.\" PEMUDA LIRA SIMALUNGUN: Bagaimana Upaya Kapolres AKBP Nicolas Dedy Arifianto Khususnya Menanggulangi Tindak Pidana

By BMN 09 Mei 2022, 19:14:33 WIB Hukum
\"BANYAK PEMBERITAAN SOAL JUDI.\" PEMUDA LIRA SIMALUNGUN: Bagaimana Upaya Kapolres AKBP Nicolas Dedy  Arifianto Khususnya Menanggulangi Tindak Pidana

Barometermedan |

Simalungun  Dilatarbelakangi adanya kenyataan makin maraknya perjudian togel yang terjadi di masyarakat  di setiap kecamatan dan Desa/Nagori di  Kabupaten Simalungun propinsi sumut dan sampai saat ini keberadaannya masih belum bisa diberantas sampai ke akar-akarnya. Perjudian togel dapat berdampak buruk bagi masyarakat karena tindak pidana perjudian merupakan salah satu tindak pidana yang merugikan masyarakat dan bertentangan dengan norma-norma dalam masyarakat maupun norma hukum yang berlaku.  Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,Ketua PEMUDA LIRA di kab.simalungun menyebutkan,  "Diperoleh penegakan hukum menjadi atensi pimpinan Polri sehingga setiap Polsek diperintahkan menanggulangi terhadap judi togel dengan cara represif (penindakan) maupun preventif (pencegahan)". Burhan Damanik,SH mengatakan: "Ada beberapa faktor yang dapat menghambat Polri dalam upaya menanggulangi tindak pidana perjudian togel" yakni : tempat transaksi perjudian togel berpindah-pindah, sulitnya mengungkap barang bukti, sulitnya mengungkap Bandar, kurangnya kepedulian dan kesadaran masyarakat. Lanjutnya, "Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, Kapolres dapat  melakukan upaya dalam rangka menanggulangi tindak pidana perjudian togel dengan cara represif (penindakan) yaitu melakukan razia secara mendadak ke tempat-tempat yang dicurigai digunakan sebagai tempat judi togel serta Polisi bekerja sama dengan masyarakat menanamkan informan untuk mencari pengecer, pengepul dan bandar dan preventif (pencegahan) yaitu dengan cara memasang slogan-slogan di tempat umum yang isinya tentang bahaya perjudian togel, bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan agama mengadakan pengajian dan penyuluhan hukum kepada masyarakat" Dari fakta yang ada, maka diperlukan adanya kerja sama antara Polisi dan masyarakat untuk saling memberikan informasi tentang keberadaan terjadinya judi togel. Polisi harus lebih mendekatkan diri ke masyarakat agar mudah memperoleh informasinya. Selain itu penjatuhan pidana kepada para pelaku judi togel harus sesuai dengan perbuatannya yang dapat membuatnya jera sehingga mereka tidak akan mengulangi perbuatannya.

Bicara tentang “Judi” selain dilarang oleh Agama, juga secara tegas dilarang oleh hukum positif (KUHP). Dari ketentuan pasal 303 KUHP, Jo. UU No.7 tahun 1974 tentang Penertiban Judi Jo. PP.No.9 tahun 1981 Jo. Instruksi Presiden dan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.5, tanggal 1 April 1981. Hal ini disadari pemerintah, maka dalam rangka penertiban perjudian, pasal 303 KUHP tersebut dipertegas dengan UU. No.7 1974, yang di dalam pasal 1, mengatur semua tindak pidana judian sebagai kejahatan. Di sini dapat dijelaskan bahwa semua bentuk judi tanpa izin adalah kejahatan tetapi sebelum tahun 1974 ada yang berbentuk kejahatan (pasal 303 KUHP), ada yang berbentuk pelanggaran (pasal 542 KUHP) dan sebutan pasal 542 KUHP, kemudian dengan adanya UU.No.7 1974 diubah menjadi pasal 303 bis KUHP. Dalam pasal 2 ayat (1) UU. No.7 1974 hanya mengubah ancaman hukuman pasal 303 ayat (1) KUHP dari 8 bulan penjara atau denda setinggi-tingginya 90.000 rupiah menjadi hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun atau denda sebanyak-banyaknya 25 juta rupiah. Di dalam pasal 303 ayat (1)-1 Bis KUHP dan pasal 303 ayat (1)-2 Bis KUHP memperberat ancaman hukuman bagi mereka yang mempergunakan kesempatan, serta turut serta main judi, diperberat menjadi 4 tahun penjara atau denda setinggi-tingginya 10 juta rupiah dan ayat (2)-nya penjatuhan hukuman bagi mereka yang pernah dihukum penjara berjudi selama-lamanya 6 tahun atau denda setinggi-tingginya 15 juta rupiah. Hukum menegaskan bahwa segala bentuk “judi” telah dilarang dengan tegas dalam undang-undang, namun segala bentuk praktik perjudian menjadi diperbolehkan jika ada “izin” dari Pemerintah.Perlu diketahui masyarakat bahwa Permainan Judi ( hazardspel ) mengandung unsur ; a) adanya pengharapan untuk menang, b) bersifat untung-untungan saja, c) ada insentif berupa hadiah bagi yang menang, dan d) pengharapan untuk menang semakin bertambah jika ada unsur kepintaran, kecerdasan dan ketangkasan.(Putra Seanconnery Sembiring)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment